Halaman

Sabtu, 30 Agustus 2014

MISTERI GEOGLYPH-GEOGLYPH KUNO DI DUNIA


Di seluruh dunia, budaya-budaya kuno telah membuat geoglyph-geoglyph (motif besar yang terukir pada lanskap dan umumnya hanya dapat dilihat dari udara) misterius. Karena fitur ini diciptakan di masa lalu, dimana diperkirakan perjalanan udara belum ada, keberadaan mereka telah menimbulkan spekulasi tentang asal-usul mereka. Ditujukan kepada siapakah geoglyph-geoglyph ini? Siapa yang membuatnya? Apa tujuannya?

Berikut daftar 10 geoglyph kuno yang paling misterius yang hanya bisa dilihat dari udara, seperti yang dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru.

 

Nazca Lines

Mungkin yang paling terkenal dari geoglyph, adalah sekelompok geoglyph yang dikenal dengan nama Nazca Lines, yang ditemukan di Gurun Nazca di selatan Peru dan telah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Para ilmuwan percaya bahwa mereka diciptakan antara 200 SM dan 500 M. Mereka terdiri dari ratusan gambar obyek, banyak yang menggambarkan hewan seperti Kolibri, hiu, monyet, laba-laba, paus pembunuh, kadal dan bahkan ada juga yang dijuluki “angkasawan”

 

Spaceman atau Angkasawan

Tujuan dan arti dari Nazca Lines tetap menjadi misteri saat ini, meskipun sejumlah teori telah dikemukakan. Beberapa hipotesis mengatakan bahwa mereka dimaksudkan untuk dilihat oleh dewa langit kebudayaan Nazca tersebut; yang lainnya menyarankan mereka mungkin memiliki tujuan astronomi. Bahkan ada beberapa orang yang menyarankan mereka dibangun untuk berkomunikasi dengan pengunjung asing atau alien.
Selengkapnya baca disini: Nazca Lines

 

Marree Man

Geoglyph yang mengesankan ini ditemukan di pedalaman Australia, menggambarkan seorang pria pribumi berburu burung atau walabi dengan melempar tongkat. Marree Man adalah geoglyph terbesar kedua di dunia. Baru ditemukan pada tahun 1998, peneliti telah menentukan bahwa geogyph ini diciptakan di zaman modern. Namun demikian, asal-usulnya, makna dan tujuannya dibuat tetap menjadi misteri. Pada saat penemuannya, hanya ada satu jalur masuk dan satu jalur keluar di situs tersebut, dan tidak ada jejak kaki atau tanda ban dapat ditemukan. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab telah menciptakan Marree Man.

 

Karya Nenek Moyang

Foto udara baru-baru ini telah mengungkapkan geoglyphs luas tersebar di seluruh Arab Saudi, Suriah dan Yordania menggambarkan array “roda” di antara motif lainnya. Dijuluki ” Karya dari Nenek Moyang” fitur ini diyakini oleh beberapa ilmuwan telah berusia beberapa ribu tahun, yang jika benar, tentu membuat mereka jauh lebih tua dari Nazca Lines yang lebih terkenal. Tidak ada kesepakatan pada dua pertanyaan kunci: Kapan mereka dibangun ? Dan mengapa?

 

Kuda Putih Uffington

Gambar pra sejarah yang sangat stylis di bukit ini, dijuluki Uffington White Horse. Terletaj di daerah Oxfordshire, Inggris. Para ilmuwan menyarankan fitur, yang terbentuk dari parit yang penuh dengan kapur putih tersebut, mungkin pertama kali diciptakan selama Zaman Perunggu antara 1200 SM dan 800 SM. Meskipun secara luas diyakini bahwa fitur ini menggambarkan kuda, ada beberapa yang mengklaim fitur ini lebih mirip sejenis kucing besar, yang tentu malah akan menambah misteri fitur ini, karena tidak ada kucing besar yang berkeliaran di Inggris.

 

Paracas Candelabra

Geoglyph menakjubkan ini dapat ditemukan pada sisi utara Semenanjung Paracas di Pisco Bay, Peru. Diyakini bahwa fitur ini dibuat sekitar 200 SM. Tujuan dan makna nya tidak diketahui, meskipun teori spekulatif berlimpah. Legenda setempat mengatakan bahwa itu merupakan penangkal petir atau pelayan dari dewa Viracocha, yang dipuja di seluruh Amerika Selatan. Tetapi yang lain telah menyarankan bahwa fitur ini dibangun sebagai tanda untuk pelaut, atau bahkan sebagai representasi simbolis dari tanaman halusinogen yang disebut Jimson gulma.

 

Blythe Intaglios

Intaglios (geoglyphs antropomorfik) yang luar biasa ini ditemukan di dekat Blythe, California, di gurun Colorado, sepanjang Sungai Colorado. Dibuat hanya dengan mengerik lapisan batuan gelap untuk mengungkapkan batuan yang lebih terang di bawahnya. Gambar tetap terawetkan selama ribuan tahun berkat keringnya wilayah tersebut. Fitur yang diciptakan oleh indian Mojave dan Quechan sekitar tahun 1000 M, baru ditemukan tahun 1932, ketika seorang pilot kebetulan melihat ke bawah dan melihatnya.

 

Geoglyphs Amazon

Sejak 1970-an, deforestasi telah menyingkapkan jaringan kompleks geoglyphs kuno misterius di cekungan Amazon, mungkin dibangun oleh peradaban Pra -Columbus yang hilang. Jika benar, maka ini dapat mengubah buku-buku sejarah tentang budaya kuno dan kepadatan penduduk prasejarah Amerika Selatan.

 

Cerne Abbas Giant

Tidak seperti banyak geoglyphs lain yang disebutkan dalam daftar ini, Cerne Abbas Giant, yang terletak dekat desa Cerne Abbas di Dorset, Inggris, bukan ciptaan budaya kuno. Geoglyph ini baru dibuat abad ke-17. Meski demikian, tujuan pembuatan dan maknanya tetap diselimuti misteri. Figur ini paling terkenal karena menggambarkan seorang pria raksasa dengan penis yang sedang ereksi. Dijulukit “Lingga Inggris yang paling terkenal” dan telah menjadi daya tarik wisata yang populer.

 

Geoglyph Rusia

Geoglyph misterius yang menggambarkan seekor Elk atau Moose (sejenis rusa) ini, ditemukan di lereng Pegunungan Zyuratkul di wilayah Chelyabinsk di Rusia dan mungkin adalah geoglyph tertua yang ditemukan sejauh ini. Alat-alat batu yang ditemukan bersama fitur telah bertanggal kembali ke periode Neolitik atau Chalcolithic antara 4000 dan 2000 SM, dan kemungkinan dibangun oleh “budaya megalitik” kuno.

 

Raksasa Atacama

Pada ketinggian 119 meter, Raksasa Atacama adalah sosok antropomorfik prasejarah terbesar di dunia. Terletak di Gurun Atacama, Chile dan diyakini untuk mewakili dewa bagi penduduk lokal yang menciptakannya antara tahun 1000 dan 1400 M. Tetapi fitur ini juga telah menjadi subyek dari teori liar tentang maknanya yang melibatkan dugaan tentang kunjungan alien.

Jumat, 29 Agustus 2014

MISTERI BATU BERLAYAR DI DEATH VALLEY TERUNGKAP!



Para saksi pertama terungkapnya misteri alam yang telah lama membingungkan ini adalah seorang insinyur, ahli biologi dan ilmuwan planet yang bertemu di stasiun cuaca terpencil.

Seperti yang dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru, kelompok yang aneh ini telah merekam video pertama dari batu berlayar di Death Valley yang merayap di Racetrack Playa. Telah seabad, batu-batu disini memiliki alur-alur anggun yang panjang yang berubah minimal tiap satu dekade, yang membingungkan pengunjung dan ilmuwan. Batu-batu dolomit hitam ini bergerak sendiri, meluncur di seluruh playa yang datar. Alur-alur mereka adalah satu-satunya bukti bahwa batu-batu tersebut bergerak. Tak seorang pun pernah melihat mereka berlayar.

Banyak teori telah dikemukakan untuk untuk menjelaskan fenomena ini mulai dari medan magnet bumi, angin kencang hingga ganggang licin. Sekarang, dengan adanya bukti langsung yang berupa rekaman video, foto-foto timelapse dan pelacakan GPS dari batu-batuan yang bergerak di Racetrack Playa ini, misteri akhirnya terungkap!

Piringan es tipis bergerigi, menyerupai kepingan dan lempengan kaca pecah, mem’buldozer’ batu-batu di seluruh playa, ungkap para ilmuwan rabu (27 Agustus 2014) dalam jurnal PLoS One. Didorong oleh angin lembut, batu batu meluncur di atas lumpur basah.

“Ini adalah fenomena yang indah,” kata pemimpin penulis studi Richard Norris. “kolam seperti ini langka di Death Valley, dan mungkin satu dekade antara hujan yang cukup besar atau salju untuk membuat kolam besar,” kata Norris, seorang ahli sejarah biologi di Scripps Institution of Oceanography di San Diego, California.

Racetrack Playa adalah danau kering sepanjang 4,5 kilometer, hampir rata dan dikotori dengan beberapa ratus batu. Beberapa sekecil bola, tapi batu-batu lainnya bisa seberat 317 kilogram. Bahkan batu terbesar meninggalkan jejak alur panjang di belakang mereka.

Beberapa alur jejak cukup pendek; beberapa membentang dua kali panjang lapangan sepak bola. Yang lainnya zig zag cukup tajam, menunjukkan perubahan arah yang cepat.

Playa sesekali banjir di musim dingin, dari hujan atau salju yang mencair. Terletak di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan, suhu malam hari bisa turun di bawah titik beku, sehingga air danau yang dangkal mejadi lapisan tipis es yang cukup padat.

Kombinasi langka air dan es bergabung untuk memindahkan batu-batu, kata para peneliti. Danau Playa harus cukup dalam untuk es mengambang, tapi cukup dangkal agar batu-batu terekspos. Permukaan es harus tipis, namun cukup kuat untuk pecah menjadi kepingan besar yang bisa mengganggu batu-batu. Akhirnya, malam pembekuan perlu diikuti oleh hari-hari cerah dengan angin lembut, yang membuat es retak di sepanjang danau.

Serangkaian badai musim dingin yang basah menciptakan kondisi sempurna dari Desember 2013 sampai Februari 2014. Ratusan batuan berlari di Racetrack Playa lima kali dalam 10 minggu.

“Pada dasarnya, batu-batu bergerak selama sekitar satu menit dalam jutaan menit,” kata Lorenz. “Anda harus berada di sana pada waktu yang tepat, dan waktu yang tepat umumnya adalah saat cuaca paling ramah untuk berada di sana.”

Mencapai Racetrack Playa membutuhkan tenaga ekstra karena naik turunnya jalan kerikil sepanjang 28 mil. Keterpencilan tidak pernah menghalangi siapa pun yang terobsesi memecahkan teka-teki batu berlayar. Percobaan pertama di sini dimulai pada 1940-an dan tidak pernah berhenti.

Beberapa tahun yang lalu, dua orang sepupu dari California memutuskan untuk misteri Racetrack Playa. Richard Norris adalah ahli biologi dan Jim Norris adalah insinyur. Mereka mendapat izin dari National Park Service untuk memasang peralatan dan sensor di Racetrack Playa.

Pada musim dingin tahun 2011, dengan bantuan keluarga dan teman-teman, keluarga Norris menempatkan 15 batu impor yang dipasang pelacak gerak GPS ke Racetrack Playa. (PihakPark Service tidak ingin batu-batu alam diganggu. Mereka juga memasang stasiun cuaca untuk melacak hembusan angin.

Mereka menunggu batu untuk bergerak, tapi tidak pernah ada air saat itu.

Dua tahun kemudian, Lorenz, ilmuwan planet, melihat stasiun cuaca dan kemudian bertemu dengan tim Norris. – mereka memiliki kecocokan, kemudiani memutuskan untuk bergabung.

Lorenz telah menyelidiki batu berlayar sejak tahun 2006 lalu datang ke Death Valley untuk mempelajari dust debu sebagai analog untuk kondisi di Mars, tetapi ia juga menjadi takjub dengan Racetrack Playa.

Pada Desember 2013, tim tersebut mendapat keberuntungan. Mereka melihat playa itu dipercantik dengan air setinggi 7 cm. Setelah semalam, kolam membeku dan ketika matahari terbit keesokan harinya maka es pun retak menjadi kepingan-kepingan dan sebagian mencair. Lembaran tipis es mengapung di air terdorong oleh angin lembut dan mendesak dan membawa batu-batu yang akhirnya juga bergerak perlahan diatas dasar yang licin dan basah. Itu semua tertangkap kamera.

Ratusan batuan yang bergerak, kata Norris. “Es berderak dan meletup sehingga membuat suara gaduh di seluruh playa tersebut.”

Beberapa batu bergerak bersama-sama, meskipun mereka terpisah ratusan kaki, sementara yang lain bergerak secara independen. Batuan merayap dengan laju beberapa inci per detik (2-6 meter per menit), didorong oleh angin yang berkecepatan sekitar 10 mph (16 km/jam). Merayap nyaris tidak bisa dideteksi di kejauhan.

Batu-batu bergerak hingga lebih dari 200 kaki (60 m) dan tetap bergerak selama beberapa detik sampai 16 menit. Mereka akan sering bergerak lebih dari sekali sebelum mencapai tempat peristirahatan terakhir mereka.

Menemukan diri mereka pada akhir sebuah teka-teki, baik Norris maupun Lorenz mengatakan mereka yakin penyelidikan mereka itu belum berakhir. Misalnya, tidak ada yang pernah melihat batu-batu raksasa di playa bergerak satu inci, sehingga proses lain mungkin bekerja pada bebatuan terbesar.

“Saya tahu ada orang yang suka misteri ini dan mungkin akan sedikit kecewa bahwa kami sudah pecahkan,” kata Norris. “Ini adalah proses yang menarik, dan dalam banyak hal Saya berharap bahwa ada lebih banyak lagi yang akan ditemukan.”

TOP 10 BUNUH DIRI MASSAL DI DUNIA



Kisah nyata yang dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru berikut ini, bagaimanapun, banyak diisi dengan kematian dan darah, hal ini benar-benar terjadi. Meskipun sering brutal dan tidak masuk akal, ritual bunuh diri adalah nyata dan telah terjadi sepanjang sejarah. Motif di balik bunuh diri massal bervariasi. Pada zaman kuno dan selama Abad Kegelapan menjadi umum untuk suatu kelompok orang melakukan bunuh diri untuk menghindari penaklukan terhadap musuh yang menyerbu, sementara dalam ritual bunuh diri beberapa abad terakhir, telah terlihat dalam cabang agama yang mengikuti ibadat dari okultisme.

 

10. Puputan, Bali

Kehormatan dan kebanggaan adalah pilar bagi kerajaan kerajaan kuno di seluruh dunia, yang membawa mereka ke titik di mana kematian itu lebih baik daripada penaklukan. Pada tahun 1906 sebuah ritual bunuh diri massal di Bali, yang dikenal sebagai Puputan, dilakukan untuk menghindari penaklukan, penangkapan dan perbudakan oleh penjajah Belanda. Raja memerintahkan bahwa semua barang berharga harus dibakar dan setiap orang dari anak bungsu sampai para istri dan imam imam harus berbaris secara seremonial menuju pasukan penjajah yang datang. Ketika berhadapan dengan resimen Belanda, imam kepala menusukkan belati ke jantung Raja yang menandakan dimulainya Puputan. Dari sini seluruh rakyat secara bersamaan mulai membunuh satu sama lain sementara perempuan mengejek melemparkan uang dan perhiasan ke pasukan belanda yang berdiri terbengong bengong. Lebih dari 1000 orang Bali bunuh diri pada bulan September yang hangat sore itu, menyisakan sedikit hal untuk dilakukan bagi Belanda.

Hari berikutnya malapetaka terjadi lagi saat upacara kremasi massal diadakan dengan tujuan mengarahkan jiwa-jiwa orang yang meninggal ke surga. Namun, upacara ini menjadi tragedi kedua saat banyak perempuan yang tersisa yang tidak tewas dalam pertempuran melompat ke dalam api.

 

9. Order of the Solar Temple, Swiss & Kanada

Ordo Kuil Matahari, berkantor pusat di Swiss dan beroperasi juga di Kanada, adalah masyarakat rahasia yang percaya pada keberadaan lanjutan dari Ksatria Templar. Tujuan mereka adalah untuk membangun pengertian yang benar dari otoritas dan kekuasaan di dunia, untuk mempersiapkan bagi Kedatangan Kedua Yesus, dan untuk mempersatukan agama Kristen dan Islam. Kegiatan mereka termasuk campuran dari Kristen Protestan awal dan filosofi New Age. Selama bertahun-tahun, pembunuhan dan bunuh diri telah dikaitkan dengan sekte atau aliran ini, termasuk pembunuhan di Kanada tahun 1994, seorang anak berusia 3 bulan, secara ritual dikorbankan karena ia diidentifikasi sebagai Anti-Kristus/dajjal. Kemudian pada bulan Oktober tahun yang sama, 48 orang dewasa dan anak-anak ditemukan tewas bunuh diri secara massal, dengan luka tembak di kepala, di sebuah kapel bawah tanah di Swiss dan ditemukan berjajar dengan item simbolisme Templar

 

8. Harakiri/Seppuku, Jepang

Sebuah tradisi nyata yang melibatkan darah dan nyali datang dalam bentuk ritual bunuh diri Jepang, yang dikenal sebagai Seppuku atau Harakiri. Sebagai bagian dari kode kehormatan Samurai Bushido, bunuh diri dipraktekkan untuk mempertahankan kehormatan atau mengurangi rasa malu. Individu akan mengambil pedang pendek dikenal sebagai tanto dan menghunjamkannya ke dalam perutnya, membuat tusukan yang mengeluarkan isi perut dengan menyakitkan dan mematikan. Terakhir, untuk memastikan kematiannya, asisten Samurai itu akan memenggal kepalanya. Ini adalah kebiasaan umum selama pertempuran. Dengan cara ini seorang prajurit terhindar dari kematian atau penyiksaan oleh musuh. Cara ini juga digunakan untuk menghukum pelanggaran serius. Meskipun hukuman mati dihapuskan pada tahun 1873, namun praktek Seppuku masih banyak dilakukan hingga abad ini – yang paling dikenal adalah pada akhir Perang Dunia II, dimana tentara tentara jepang dikenal dengan nama Kamikaze menggunakan pesawat pesawat yang membawa bom dan menabrakkannya ke kapal kapal perang sekutu. Juga di waktu yang sama terjadi di pulau Saipan, ketika dikabarkan bahwa sekutu yang akan datang menyerang akan menyiksa dan membunuh semua penduduk disana, sebagian besar penduduk melakukan bunuh diri dengan menerjunkan diri mereka dari tebing yang ada disana. Semua itu dilakukan untuk menghindari penaklukan. Kemudian, pada tahun 1970 sebuah kelompok pemberontak melakukan Seppuku di depan publik di markas Pasukan Bela Diri Jepang Pasukan setelah gagal melakukan sebuah upaya kudeta.

 

7. Sicarii Rebels, Masada, Israel

Pada tahun 60 Masehi, saat tombak dan catapult adalah senjata perang, penaklukan Romawi di Yudea memaksa 960 yahudi fanatik untuk berpindah dan kemudian membuat barikade di benteng Raja Herodes. Benteng, dibangun di atas dataran tinggi berbatu di Gurun Yudea, yang sampai saat ini puing puingnya masih ada. Kelompok ini tinggal di sana selama setengah dekade, membangun pemukiman dan perlahan-lahan berkembang, sampai pengepungan Romawi tahun 72 M, ketika Kaisar Flavius ​​Lucius Silvius menugaskan untuk membombardir dinding benteng dan menangkap para pemberontak. Dia tidak tahu bahwa pada akhir pembombardiran, hanya bangunan dan mayat busuk dari mereka yang memilih mati daripada menyerah yang ditemukan para prajuritnya. Hanya dua perempuan dan lima anak-anak selamat untuk menceritakan kisah tentang bagaimana mereka mati – diringkas dalam kata-kata pemimpin fanatik, Eleazar ben Yair, dalam pidato terakhirnya: “Biarkan istri istri kita, kita bunuh sebelum mereka disalahgunakan, dan anak-anak kita, kita bunuh sebelum mereka merasakan perbudakan, dan setelah kita membunuh mereka, mari kita saling melakukan hal yang mulia satu sama lain saling … ”

 

6. Jauhar, Rajput, India

Sebuah cerita yang mirip terurai di kedalaman India. Jauhar adalah praktek bunuh diri massal perempuan yang terjadi di kerajaan Rajput yang diserang dinasti Mughal, sehingga wanita wanita Rajput terhindar dari penangkapan yang mencemarkan di tangan musuh. Pada abad ke-14, Rani Padmini, ratu Chittor, memimpin semua wanita kerajaan dan anak-anak mereka untuk melompat ke api unggun dalam rangka untuk melindungi diri dari nafsu tentara Sultan Delhi. Sementara para wanita dan anak-anak melakukan bakar diri, para laki-laki dewasa (ayah, suami dan anak) menghadapi para penyerang, sampai mati. Sebuah praktek yang dimaksudkan untuk melindungi kehormatan kedua jenis kelamin. Jauhar kedua dan ketiga terjadi di Chittor selama abad ke-16 (1535 dan 1568), yang menjadi pemusnahan seluruh garis keturunan Rajput.

 

5. Pembakaran Diri, Vietnam

Ritual bunuh diri tidak selalu terhubung dengan penawaran supranatural atau logika anggota Bala Keselamatan seperti yang sering terjadi pada zaman sekarang. Dalam kasus biksu Buddha yang melakukan ritual bunuh diri tahun enam puluhan, adalah suatu tanda protes terhadap Perang Vietnam. Thich Quang Duc membakar dirinya tanpa takut mati di jalan Saigon yang sibuk pada tahun 1963 untuk memprotes penganiayaan umat Buddha oleh pemerintah Vietnam Selatan. Meskipun dihormati sebagai seorang Bodhisattva (makhluk yang telah mencapai Nirvana) oleh masyarakat di dunia Buddhis, pemerintah menolak aksi itu dengan melanjutkan penghukuman terhadap para biarawan biarawan lainnya, yang membuat banyak dari mereka mengikuti contoh Thich Quang Duc dengan melakukan bakar diri di tempat umum. Meskipun menyakiti diri dilarang dalam agama Buddha, bakar diri dianggap sebagai tindakan tanpa pamrih oleh para biarawan – suatu tindakan yang menyebarkan cahaya Dharma dan membuka mata orang-orang di sekitar mereka.

 

4. Heaven’s Gate, San Diego, California

Entri berikut ini adalah kisah mengerikan yang nyata dari sebuah keinginan untuk bertemu UFO. Bagi sekte Gerbang Surga 1970, kepercayaan mereka adalah kombinasi dari ide-ide Kristen tentang kiamat dan unsur-unsur fiksi ilmiah, yaitu bahwa planet Bumi akan dibersihkan oleh kekuatan-kekuatan supernatural, dan satu-satunya jalan menuju keselamatan adalah melarikan diri ke “Next Level”. Menurut pendirinya Marshall Applewhite, melarikan diri ini dapat dicapai melalui eksistensi bertapa, yang berarti lepas dari keluarga, teman, pekerjaan, harta benda dan jebakan jebakan keberadaan dunia modern lainnya. Pada tahun 1997, Applewhite mengumumkan rute jalur tercepat ke Tingkat Berikutnya: naik ke sebuah pesawat ruang angkasa yang membuntuti komet Hale-Bopp. Pada tanggal 26 Maret, ketika komet itu melintas dekat bumi, Applewhite dan 38 pengikutnya melakukan bunuh diri dalam rangka untuk meninggalkan bentuk terestrial mereka dan mendapatkan akses ke UFO.

 

3. The Branch Davidian Seventh-Day Adventists, Waco, Texas

The “Branch” adalah sebuah sekte Protestan lahir pada tahun 1959 selama skisma dengan Gereja Advent Hari Ketujuh, ketika Florence Houteff mengumumkan Kedatangan Yesus kedua di puncak sebuah bukit di Texas. Setelah kegagalan nubuat ini, sejumlah “nabi” mengambil mengambil alih kepemimpinan, yang paling menonjol adalah Vernon Howell (kemudian berganti nama menjadi David Koresh), yang mendoktrinasi kelompoknya untuk percaya bahwa dirinyalah yang memiliki tanggung jawab dan otorisasi untuk kenabian dan mendirikan “House of David “. Pada tahun 1994, setelah tuduhan kepemilikan senjata api ilegal dan pelecehan anak, ATF memperoleh surat perintah untuk menggeledah tempat sekte ini; tetapi strategi ofensif mereka bertemu dengan barikade dan tembakan. Setelah beberapa hari pertempuran, FBI takut terjadinya bunuh diri massal dan mencoba menyudutkan para pengikut sekte ini dengan gas air mata. Namun senyawa ini dibakar dari dalam, dan membunuh 80 orang. Apakah ini bunuh diri massal atau FBI menutup-nutupi sesuatu? sampai sekarang masih dalam perdebatan.

 

2. Movement for the Restoration of Ten Commandments (MRTC), Uganda

Para MRTC itu merupakan cabang Katolik apokaliptik didirikan pada tahun 1980 setelah mengaku menerima visi Perawan Maria, pemimpin MRTC memerintahkan ketaatan yang ketat kepada Sepuluh Perintah Allah. Para anggota sekte berbicara sangat sedikit dan kadang-kadang menggunakan bahasa isyarat sesama mereka.Mereka dilarang untuk berzinah, dan mereka menerapkan dwi-mingguan puasa. Dan ketika ramalan pemimpin mereka tentang kiamat semakin mendekat, pengakuan dosa harian sangat didorong, sell-off of possessions ditegakkan, dan bekerja di ladang berhenti. Namun, ketika ‘Judgment Day’ gagal terjadi, para pengikut mulai mempertanyakan keaslian pemimpin mereka, dan sehingga hari kiamat kedua diumumkan 17 Maret, dimana semua pengikut 1.000, orang dewasa dan anak-anak diundang untuk merayakan keselamatan mereka. Sedikit dari mereka yang tahu, bahwa ini akan berujung pada pengorbanan diri dan keracunan.

 

1. People’s Temple Jonestown Massacre, Guyana

Peoples Temple, yang aslinya dibentuk sebagai Sayap Kebebasan pada 1954, adalah sebuah organisasi keagamaan yang didirikan pada 1955 oleh Pendeta James Warren Jones (Jim Jones). Pada 1960 organisasi ini berafiliasi dengan denominasi Protestan, Murid-murid Kristus. Afiliasi ini merupakan upaya yang berhasil untuk meningkatkan keanggotaan kelompok ini yang makin berkurang dan memulihkan reputasinya. Peoples Temple dikenal karena bunuh diri massal yang terjadi di Jonestown, Guyana, pada 18 November 1978.

Jones mendirikan Peoples Temple di Indianapolis, Indiana pada 1950-an. Mulai tahun 1965, Jones dan jemaatnya pindah ke Redwood Valley, California. Gereja Redwood Valley resminya dibuka pada 1969. Setelah Jones mulai serangkaian rekrutmen di San Francisco dan Los Angeles keanggotaan di Peoples Temple meningkat dari sekitar 700 pada 1970 hingga 2.200 pada 1972. Jumlah tertinggi dari anggota Peoples Temple yang sesungguhnya adalah sekitar 3.000 orang, meskipun kelompok ini seringkali membesar-besarkan angkanya.

Jones dan gerejanya memperoleh reputasi karena membantu warga kota yang paling miskin, khususnya kaum minoritas rasial, para pecandu obat biuas dan kaum tuna wisma. Dapur-dapur makanan, pusat-pusat asuhan, dan klinik-klinik medis untuk orang-orang lanjut usia didirikan, bersama-sama dengan program-program konseling untuk para pelacur dan pecandu obat bius yang ingin mengubah hidupnya. Peoples Temple membangun hubungan yang kuat dengan sistem kesejahteraan negara bagian California. Pada 1970-an, Peoples Temple memiliki dan mengelola sekurang-kurangnya 9 panti jompo, enam rumah untuk anak-anak asuh, dan sebuah tanah peternakan seluas 40 acre untuk orang-orang yang cacat mental. Mereka mempunyai program bantuan bea siswa dan asrama di Santa Rosa Junior College. Para pemimpin Peoples Temple menangani klaim-klaim asuransi para anggotanya serta masalah-masalah hukum mereka, dan berperan sebagai kelompok advokasi bagi para klien mereka. Karena alasan-alasan ini, sosiolog John Hall menggambarkan Peoples Temple sebagai sebuah “birokrasi karismatis”, yang berorientasi kepada Jones sebagai pemimpin karismatis, namun berfungsi sebagai sebuah organisasi biroraksi pelayanan sosial.

Meskipun sebagian gambaran tentang Peoples Temple menekankan kontrol otokratis Jones atas para pengikutnya, pada kenyataannya, organisasi ini mempunyai struktur kepemimpinan yang kompleks, dengan kekuasaan pengambilan keputusan yang menyebar secara tidak merata di antara anggota-anggotanya. Di pusatnya, Peoples Temple dipimpin oleh Jones dan orang-orang dekatnya, tetapi anggota-anggota dari Komisi Perencanaan juga mempunyai banyak kekuasaan. Komisi Perencanaan (termasuk sekitar 100 orang anggota) bertanggung jawab untuk operasi Peoples Temple sehari-hari.

Kontroversi
Beberapa laporan yang mengganggu mulai muncul ketika segelintir anggota mulai meninggalkan kelompok ini. Dilaporkan bahwa Jones mencuri dari anggota-anggotanya, memalsukan penyembuhan-penyembuhan ilahi, menghukum anggota-anggotanya dengan keras, mempraktikkan sodomi, dan menganggap dirinya sebagai Mesias yang baru.

Saat itu, para wartawan, penegak hukum, dan politikus memperlihatkan minatnya pada Peoples Temple. Jones bereaksi dengan banyak pidato yang penuh kemarahan kepada para pengikutnya, yang isinya klaim-klaim bahwa para pembelotnya itu berdusta, dan bahwa dunia luar sedang berusaha menghancurkan mereka. Pada saat yang sama, sejumlah anggotanya yang kian bertambah melaporkan pelecehan di lingkungan Peoples Temple. Para sanak keluarga anggotanya juga menekankan bahwa anggota-anggota kelompok itu dipaksa untuk tidak keluar, meskipun mereka sendiri sesungguhnya tidak mau.

Pindah ke Guyana
Jones bereaksi kepada penyelidikan yang kian meningkat dengan memindahkan para pengikutnya yang terdiri dari lebih dari 900 orang ke Guyana. Para pengikutnya ini dijanjikan sebuah surga tropis, yang bebas dari apa yang digambarkan sebagai dunia luar yang kejam, namun ketika mereka tiba, mereka dipaksa bekerja atas perintah-perintah Jones, dan bersama-sama mereka membangun Jonestown.

Kunjungan oleh anggota Kongres Ryan
Pada November 1978, kelompok ini dikunjungi di Jonestown oleh Leo Ryan, seorang anggota Kongres AS dari San Francisco, California, yang melakukan penyelidikan tentang klaim-klaim pelecehan di dalam kelompok ini. Pada kunjungan ini, sejumlah anggota Peoples Temple mengungkapkan keinginan mereka untuk ikut bersamanya meninggalkan Guyana. Karena itu seluruh kelompok ini kemudian ikut bersamanya ke lapangan terbang setempat. Di sana para anggota keamanan Kenisah menembaki kelompok ini, membunuh anggota Kongres Ryan, tiga orang wartawan dan seorang anggota Peoples Temple yang ingin pergi. Penembakan-penembakan ini direkam dalam film oleh salah seorang wartawan yang tewas dalam serangan itu.

Pembantaian Jonestown
Keesokan harinya, Jones memerintahkan jemaatnya untuk meminum Kool Aid dan Flavor Aid yang diberi sianida. Bunuh diri massal ini dikenal sebagai pembantaian Jonestown. Mereka yang menolak untuk melakukan bunuh diri ditembak, atau disuntik dengan sianida. Jones ditemukan dengan sebuah luka tembak di kepalanya. Berdasarkan investigasi, tubuhnya mengandung obat-obat bius dalam dosis yang tinggi. Total 913 orang yang tewas, termasuk 276 anak-anak.

Dibawah ini adalah Lagu yang dibuat Group Band MANOWAR tentang tragedi di Jonestown, yang berjudul GUYANA. Lagu ini menceritakan kisah Guyana dengan baik di liriknya. diiringi dengan permainan Bass yang luar biasa oleh Joey De Maio sang basis

Thank you for the Kool-Aid, reverend Jim
We’re glad to leave behind their world of sin
Our lifeless bodies fall on holy ground
Rotting flesh, a sacrificial mound

Were you our god or a man in a play
Who took our applause and forced us to stay
Now all together we lived as we die
On your command by your side
Die by your side

Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand
Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand

In the Cult of the Damned we all worked the land
Too afraid to look up we all feared his hand
Hurry my children there isn’t much time
But we’ll meet again on the other side
Be good to the children and old people first
Hand them a drink they’re dying of thirst

Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand
Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand

Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand
Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand

Bigfoot Bigfoot thrown in a well
Pulled under water screaming like hell
He told us life was just a hotel
Time to check out when he rang the bell

Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand
Guyana in the Cult of the Damned
Give us your word for the grand final stand

Mother Mother Mother


FAKTA TERSELUBUNG TENTANG HARI JUMAT


Selamat berakhir pekan. Tahukah anda bahwa satuan minggu (7 hari) bukan berasal dari perhitungan pergerakan benda-benda langit atau ilmu astronomi? Beda dengan satuan hari, bulan dan tahun. Lalu dari mana satuan minggu ini berasal?

Tentu dari agama. Seperti yang ikutip dariversesofuniverse.blogspot.com. dalam agama yahudi, nasrani dan islam, Tuhan menciptakan alam semesta dalam 6 hari. Kemudian menurut agama Nasrani, tuhan beristirahat di hari ke 7 (minggu) sedangkan menurut agama yahudi Tuhan beristirahat di hari ke 7 (sabtu). Bagaimana dengan Islam? Baca terus artikel ini …

Jumat adalah hari diantara hari Kamis dan Sabtu. Di negara-negara mengadopsi konvensi Senin adalah hari pertama seperti yang direkomendasikan oleh ISO 8601 standar internasional, Jumat adalah hari kelima dalam seminggu. Namun Jumat adalah hari keenam di negara-negara yang mengadopsi konvensi Minggu sebagai hari pertama seperti dalam tradisi Ibrahimi.

Di banyak negara Jumat adalah hari terakhir dari seminggu lima hari kerja, dan dipandang sebagai penyebab untuk perayaan atau bantuan (yang mengarah ke frase “TGIF” (Thanks God It’s Friday) “Terima kasih Tuhan ini hari Jumat”). Di beberapa tempat kerja karyawan diijinkan untuk memakai pakaian kurang formal pada hari Jumat, yang dikenal sebagai Jumat Kasual atau Jumat seragam bebas.

Di negara lain, Jumat adalah hari pertama dari libur akhir pekan, dan Sabtunya sebagai hari kedua.

Di Arab Saudi dan Iran, Jumat adalah hari terakhir dari akhir pekan, dengan hari Sabtu sebagai hari pertama dari satu minggu kerja. Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait juga mengikuti konvensi ini sampai mereka mengubah akhir pekan mereka menjadi Jumat-Sabtu, tanggal 1 September 2006 di Bahrain dan UEA, dan diikuti oleh Kuwait setahun kemudian.

Di Iran, hari libur akhir pekan hanya satu hari yaitu hari Jumat. Sedangkan di Indonesia, tidak jelas, mengikuti konvensi yang mana.

 

Etymologi
Kata untuk Jumat dalam bahasa-bahasa Roman berasal dari bahasa Latin “Dies Veneris” atau “Hari Venus” seperti
Perancis = Vendredi ,
Venerdì = Italia,
Viernes = Spanyol,
Divendres = Katalan,
Vennari = Korsika
Vineri = Rumania.
Hal ini juga tercermin dalam bahasa Celtic sebagai “dydd Gwener“. Pengecualian adalah Portugis, yang juga memakai bahasa Roman, yang menggunakan kata-”Feira Sexta“, yang berarti “hari keenam perayaan liturgis”, berasal dari bahasa Latin “Feria Sexta” yang digunakan dalam teks-teks religius di mana tidak diizinkan untuk menguduskan hari ini untuk dewa-dewa pagan .

Dalam bahasa suku suku jermanik (Germanic Tribes) hari jumat adalah hari yang didedikasikan untuk Dewi Frea, dan karena itulah mengapa disebut Friday oleh orang eropa saat ini (kebanyakan eropa adalah keturunan dari germanic tribes).
Dalam bahasa Slavia Jumat disebut “ke lima”:
Belarusia = Пятніца,
Bulgaria = Петък,
Ceko = Patek,
Polandia = Piątek,
Rusia = Пятница,
Serbia = петак,
Kroasia = Petak,
Slovenia = Petek,
Slovakia = piatok,
Ukraina = П’ятниця.
Kata PENTEK Hungaria adalah kata pinjaman dari Slavia.

Dalam sebagian besar bahasa-bahasa India, Jumat = Shukravar (atau variasinya ), berasal dari kata Shukra, nama Sansekerta dari planet Venus.


Mengapa Jumat diperuntukkan untuk dewa wanita, seperti venus, Frea, Durga?

 

Dalam bahasa Jepang, 金曜日 (きん よう び, kinyoubi) dibentuk dari kata 金星 (きん せい, “Kinsei”) yang berarti Venus ( Logam + Planet) dan 曜 日 (よう び, “youbi”) yang berarti hari (dalam seminggu ).

Dalam bahasa Korea, juga 金曜日 (tapi diucapkan sebagai “kum Yeo il”) terbentuk dari “emas” + “hari” dari Koreanization dari karakter Cina).

Dalam astrologi, Jumat dihubungkan dengan planet Venus. Hal ini juga dihubungkan dengan tanda-tanda astrologi Libra dan Taurus.

 

Takhyul
Dalam beberapa budaya, Jumat dianggap hari sial. Hal ini khususnya terjadi di kalangan maritim; mungkin takhayul paling abadi adalah bahwa hari jumat adalah hari yang sial untuk memulai perjalanan/pelayaran.

Di zaman modern, hari Jumat tanggal 13 dianggap sebagai hari yang sangat sial, karena gabungan dari Jumat dengan angka sial tiga belas. Jumat juga sering disebut sebagai “Black Friday”.

20 tahun yang lalu, ketakutan bawah sadar kolektif terhadap Jumat ketiga belas, mendorong Donald Dossey, seorang psikolog Amerika menciptakan sebuah istilah khusus, “Paraskavedekatriafobiya“. Menurut hasil penelitiannya, Pada hari itu Amerika kehilangan $ 900.000.000 karena penurunan produktivitas.

Di indonesia malam jumat dianggap keramat dan menakutkan terutama apabila digabungkan dengan hari pasaran jawa, Kliwon. Jumat Kliwon adalah Freaky Friday nya orang jawa ..

 

Agama

+ DALAM ISLAM
Sementara masarakat lainnya di dunia menamai hari dengan nama dewa-dewi mereka, masarakat muslim menamai hari hanya dengan angka, karena mereka tidak punya dewa. Muslim hanya menyebut hari pertama (ahad), kedua (isnain), keempat (arba’a) dst…

Kecuali hari keenam. Muslim memberinya nama dengan JUMAT dan tidak menyebutnya hari keenam(sittah) karena hari ini adalah hari spesial bagi mereka. Mengapa? Karena di hari keenam inilah Tuhan selesai menciptakan alam semesta. Oleh karena itu Jumat adalah hari Raya, hari yang dikhususkan oleh Tuhan untuk umatnya. Dan dalam bahasa Arab Jumat disebut Jum’atul Mubarak atau hari agung untuk berkumpul dan bersama sama menyembahNYA. Agak berbeda dengan yahudi dan nasrani yang menganggap hari ke tujuhlah hari libur mereka karena Tuhan beristirahat di hari ke tujuh, Bagi umat islam, hari sabat (sabtu) Tuhan menuju Arsy NYA.

+ Dalam agama Hindu, perayaan khusus untuk dewi, terutama Dewi Durga / Parvati / Gowri pada hari Jumat.

+ Sabat Yahudi dimulai saat matahari terbenam pada hari Jumat dan berlangsung sampai malam pada hari Sabtu.

+ Di Thailand, warna yang berhubungan dengan Jumat adalah biru, dapat dilihat pada kalender matahari Thailand.

Dalam Christiani, Jumat dipercaya sebagai hari dieksekusinya jesus kristus. Gereja orthodoks timur juga memperlakukan hari jumat sebagai hari untuk berpuasa selama setahun penuh (dengan pengecualian)

 

Budaya Pop
Bagi group band the Cure, hari jumat adalah hari dimana dia Jatuh cinta … hehehe